[Cerita] Untuk Ku Agamaku Untuk Mu Agamamu

Bismillah…

Hari ini gw mau sedikit mengangkat topik diluar kemampuan gw dan berdasarkan anlisis faktualitas dan kenyataan yang ada. Memang manusia secara umum, atau lebih khususnya manusia kepo (mau tau urusan orang) memiliki sifat yang ingin tahu urusan orang, tak terkecuali gw sendiri karena kadang kita mudah melihat orang lain (baik kurang atau lebih) dibanding kita lihat kekurangan pada diri sendiri, setujuh? okeh, kita lanjut.

Kebetulan baca artikel dan berita di beberapa media online baik berbasis islam ataupun konspirasi, beberapa mengajukan isi berita yang hampir sama dan gw dapet berita di alamat ini:

http://www.islamedia.co/2014/05/diserang-dunia-barat-ini-jawaban-cerdas.html?m=1

Ada hal yang menarik yang bisa kita katakan disini (diberita tersebut), dan mudah mudahan aja kebenaran semata milik Allah, dan berita tersebut datang dengan kenyataan yang ada, yuk kita lihat, apa yang harus kita lihat dari berita tersebut,

Pertama, Brunai Darussalam memang menghargai Kebebasan yang Sesungguhnya, karena mereka (presiden brunai) mengatakan Islam adalah Identitas kami, Hak Kami, dan Cara Hidup kami. Dengan kebebasan seperti itu mereka mecoba mempraktikan hukum dan syariah Islam secara penuh, tapi apa fakta yang ada berikut fakta sesungguhnya:

Mengapa Anda harus mengkhawatirkan kami? Mengapa Anda tidak mengkhawatirkan anak-anak Anda yang ditembak mati di sekolah, atau penjara yang tak mampu lagi menampung banyaknya narapidana, atau tingginya tingkat kriminal, atau tingginya tingkat bunuh diri dan aborsi, dan segala hal yang harusnya Anda khawatirkan di negara Anda? Sebagian besar agama juga mengecam homoseksual, itu bukan hal yang baru. Anda menyalahkan dan memboikot Muslim saat Anda mendengar Islam dan Muslim menyatakan kepercayaannya. Anda menyatakan bahwa itu keliru, itu bodoh, itu barbar,” kata Sultan.

Ternyata “Dunia Barat” memang KEPO. mau tau urusan negara orang lain, padahal sudah dikatakan diawal itu adalah Hak Mereka sebagai Muslim untuk menerapkan keadilan dan bukan lagi “Kebenaran” karena kebenaran hanya ada di sisi Allah semata.

Kedua, Brunai Darussalam memang benar benar Pembela HAM (Hak Asasi Manusia), mereka menghargai “Nyawa Manusia” karena mereka mengakui bahwa ada proses panjang untuk menjatuhkan sesesorang sebagai vonis bersalah. Untuk di jatuhi hukuman dan syariah Islam. tapi apa fakta yang ada sebetulnya:

Mengapa Anda sangat perhatian sekali terhadap apa yang terjadi di sini dalam negara Islam yang Anda bahkan tidak membuka mata Anda terhadap apa yang terjadi di Syria, Bosnia, Rohingya, Palestina, Mesir dan sebagainya? Ribuan orang terbunuh dan Anda tidak perhatian sama sekali! Tidak ada satupun orang yang terbunuh disini dibawah hukum Islam ini. Bahkan saat ini Anda membuat omong kosong besar tentang Syariah Islam di negara kami, padahal saat ini penduduk kami mau menerima pemberlakuan Syariah Islam itu dengan damai. Kalaupun adanya hukuman yang mungkin lebih kejam dari sistem Islam bukan berarti hal tersebut sangat mudah untuk dilakukan. Ada proses panjang sebelum eksekusi hukuman. Kami setuju saja dan kami senang dengan hal tersebut, namun, sekali lagi, mengapa Anda perlu mengkhawatirkan kami? Khawatirkan diri Anda sendiri, (Sultan)

Yah, sekali lagi memang dunia barat/ liberal seperti itu, sibuk sibuk… mencari kesalahan/ kelemahan dalama hukum Islam, mecoba KEPO di setiap kesempatan eksekusi syariah Islam, semoga Indonesia negeri yang mayoritas muslim (katanya, dilihat indeks KTP) bisa menerapkan Syariah Islam secara menyeluruh.

 

Have A Nice Day.

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: