[trick] Menghapus File Migrations Yang Salah Nama

Bismillah…

trick kali ini kita bisa menghapus file migration di laravel dengan hardcode lewat interface editor kita, tapi itu 2x kerja, terus kita harus dump autoload, biar 1 halaman kita pake console, the power of console.. haha, alkisah gw pengen buat migration file namanya ‘master_anggaran_wilayah’ tapi gw lupa nambahin master, bisa aja direname, yah bisa aja, tapi ada langkah yang bisa dilakukan kalo sudah di laravel, ini tricknya, silahkan ikuti:

https://stackoverflow.com/a/17830269

Advertisements

[trick] 1 Perintah Bash Untuk Buat Virtual Host di Apache 2.4

Bismillah…

pernah share, cara membuat virtual host untuk pengembangan web terutama laravel ya masa kudu akses dari loclhost/laravel/public, soal akses url, ini dia:

https://topidesta.wordpress.com/2017/11/18/trick-cara-jitu-setting-virtual-host-untuk-laravel-di-linuxlite-ubuntu-16-04/

#! /bin/bash

# May need to run this as sudo!
# I have it in /usr/local/bin and run command 'vhost' from anywhere, using sudo.

#
#   Show Usage, Output to STDERR
#
function show_usage {
cat <<- _EOF_
Create a new vHost in Ubuntu Server
Assumes /etc/apache2/sites-available and /etc/apache2/sites-enabled setup used
    -d    DocumentRoot - i.e. /var/www/yoursite
    -h    Help - Show this menu.
    -s    ServerName - i.e. example.com or sub.example.com
    
    how: sudo vhost -d /var/www/myproject  -s myproject.local
    
_EOF_
exit 1
}


#
#   Output vHost skeleton, fill with userinput
#   To be outputted into new file
#
function create_vhost {
cat <<- _EOF_
<VirtualHost *:80>
    ServerAdmin webmaster@localhost
    ServerName $ServerName
    ServerAlias www.$ServerName
    DocumentRoot $DocumentRoot
    <Directory $DocumentRoot>
        Options -Indexes +FollowSymLinks +MultiViews
        AllowOverride All
        Order allow,deny
        Allow from all
        Require all granted
    </Directory>
    ErrorLog \${APACHE_LOG_DIR}/$ServerName-error.log
    # Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,
    # alert, emerg.
    LogLevel warn
    CustomLog \${APACHE_LOG_DIR}/$ServerName-access.log combined
</VirtualHost>
_EOF_
}

#Sanity Check - are there two arguments with 2 values?
if [ $# -ne 4 ]; then
	show_usage
fi

#Parse flags
while getopts "d:s:" OPTION; do
    case $OPTION in
        h)
            show_usage
            ;;
        d)
            DocumentRoot=$OPTARG
            ;;
        s)
            ServerName=$OPTARG
            ;;
        *)
            show_usage
            ;;
    esac
done

if [ ! -d $DocumentRoot ]; then 
    mkdir -p $DocumentRoot
    #chown USER:USER $DocumentRoot #POSSIBLE IMPLEMENTATION, new flag -u ?
fi

if [ -f "$DocumentRoot/$ServerName.conf" ]; then
    echo 'vHost already exists. Aborting'
    show_usage
else
    sudo sh -c "echo \"127.0.0.0    ${ServerName}\" >> \/tmp\/hosts"
    create_vhost > /etc/apache2/sites-available/${ServerName}.conf
    cd /etc/apache2/sites-available/ && a2ensite ${ServerName}.conf #Enable site
    service apache2 reload #Optional implementation
fi

kalo males copy past donwload aja ini url:
https://gist.github.com/mdestafadilah/2aff0ebefefcd79a7932393d8dec5f1d

Langkahnya:

  1. $ cd /tmp
  2. wget -s https://gist.github.com/mdestafadilah/2aff0ebefefcd79a7932393d8dec5f1d
  3. sudo mv vhosts.sh vhosts
  4. sudo mv /tmp/hosts /usr/local/bin/vhosts
  5. Run: vhost -h

Done. caranya ada kok di sourcenya.

Have a nice day.

source: https://gist.github.com/fideloper/2710970

[trick] Cara Jitu Setting Virtual Host Untuk Laravel di LinuxLite (Ubuntu 16.04)

Bismillah…

Alkisah, setting apache 2.2 berbeda dengan apache 2.4, alasan mereka karena alasan security… alhasil, gw sampe unistall ulang apache2 berkali kali, sampe akhirnya nemu langkah yang pas! ini dia, Sumbernya:

https://lowendbox.com/blog/how-to-setup-apache-virtual-hosts-on-ubuntu-16-04/ 

http://www.itzgeek.com/how-tos/linux/ubuntu-how-tos/setup-apache-virtual-hosts-on-ubuntu-15-04-14-04.html

Oke, dari tutorial diatas gw berhasil akses aplikasi laravel via laravel.local tanpa localhost/laravel/public.. berikut spseifikasinya:

  1. LinuxLite 3 (Ubuntu 16.04)
  2. LAMPP (Linux, Apache 2.4, Php7, Pma)
  3. Laravel 5.*

Oke, kali ini gw ringkas ya versi gw … kita akan buat nama aplikasi simbada.local, berikut langkahnya:

1 buat sebuah folder laravel dimana saja, kita coba di folder /var/www/simbada

2 copy file simbada.conf dari source sites-avaliable/000-default.conf

3 ubah code simbada.conf sesuai folder dimana ‘simbada’ berada

4 tambahkan host local, untuk akses simbada.local, ada di /etct/hosts

5 Aktifkan virtual host dengan printah a2ensite dan restart apache

6. Sekrang bisa akses simbada.local tidak lagi localhost/simbada/public

oya, nanti kalo pake chromium akan muncul warning, seperti ini, tinggal klik aja ok.

Done.

Have a nice day.

[trick] Download File di Google Drive Yang Terkena Limit (Batasan)

Bismillah…

Pernah download file, tapi muncul kalimat seperti ini:

Maaf, Anda tidak dapat melihat atau mendownload file ini sekarang.

Baru-baru ini terlalu banyak pengguna yang telah melihat atau mendownload file ini. Harap akses kembali file nanti. Jika file yang Anda coba akses terlalu besar atau digunakan oleh banyak orang, butuh waktu 24 jam agar sebelum file dapat dilihat atau didownload. Jika Anda masih tidak dapat melihat file setelah 24 jam, hubungi administrator domain.

atau seperti gambar ini:

Ada beberapa langkah, diantaranya:

  1. Pilih tombol “Cetak”
  2. Akan muncul “Dialog Print” …,
  3. Pilih “Cancel” di menu dialog print
  4. Pilih tomobl “Download”.
  5. Selesai.

Akhirnya kita punya File yang sudah terlimit oleh Google Drive.

BONUS! VIDEO (GIF VERSION)

 

 

Have A Nice Day…

 

[share] Berbagi Pengetahuan tantang VPS

Berbicara tentang web pasti kita akan terpikir tentang hostingan. penyedia hosting di indonesia cukup banyak diantaranya adalah dapurhosting, rumahweb, dewaweb, idwebhost, allnetspace dll. jika kita membelinya kita langsung disediakan paket cpanel yang langsung dipakai.

Berbeda dengan vps , vps adalah virtual private security. kalau boleh di bilang vps adalah sebuah ruangan, yang kita dizinkan menginstall apapun disana, dalam bentuk versi command line. bisa juga versi xampp versi kosong. disini lah tantangannya memakai vps, serta merta kita harus mengerti command linux, karena sintak vps sama dengan linux mau itu ubuntu atau centos ataupun debian.

beberapa penyedia vps diantara : digitalocean, cloudekilat, dewaweb, rumah hosting go daddy dll. anda bisa membeli paket perbulan untuk belajar-belajar supaya bisa menguasi seutuhnya ilmu web programming.

semoga membantu 🙂

 

[share] Cara Bekerja Tim IT Web Developer Bekerja Di Perusahaan

Sebagai Karyawan Perusahaan sangat pasti memiliki tim IT (secara umum), kebetulan saya juga tim IT sebuah start up di daerah jakarta , disana saya memegang Peranan mengelola server VPS dan Server Fisik, dan sekalian menangan masalah code PHP [Laravel].

Sedikit Share-Share dari Saya, TIM IT saya bekerja Menggunakan sebuah Server Alias PC Juga. untuk memanajemen CODING Saya Menggunakan Visual SVN Server bisa digoogle aja banyak.

dari visual svn itu kita bisa membagi repositori/project mana aja yang mau kita handle. dari satu folder bisa diaccess oleh banyak programmer, bahkan untuk tim UI / UX yang terpenting mereka terhubung dalam jaringan itu

selanjutnya Dari TIM  lain di haruskan menginstall Putty Client dengan alasan untuk mengambil dari server SVN tadi, sehingga terintegrasi antara client dan server.

Dengan Aplikasi itulah kita bisa checkout data dari server SVN  , Selanjutnya untuk database cukup install paket instalan server seperti xampp/wamp/lamp dan bisa digunakan langsung untuk mengakses phpmyadminnya jika sudah berada dalam jaringan yang sama

Selanjutnya setelah code sudah berjalan baik di server fisik kita tinggal masukan ke production/ staging dari sebuah VPS. bisa menggunakan BitBucket, Github Repository,

Untuk mengakses Bitbucket atau Github bisa menggunakan aplikasi git bash atlassian dan panduan sintak juga ada disana.

dan untuk pembagian task masing masing developert bisa menggunakan trello,email atau aplikasi task lainnya.

mungkin itu sedikit share cara bekerja tim IT di start up Saya. Moga Menambah Pengetahuan 🙂